Pimpinan Sinergi UMKM Indonesia Apresiasi Rencana Menkeu Jadikan PNM Bank Khusus UMKM

Selasa, 7 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Rencana Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yang akan mengambil alih PT Permodalan Nasional Madani (PNM) dan menjadikannya sebagai bank khusus bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mendapat perhatian di ruang publik.

Pimpinan Sinergi UMKM Indonesia Widhiyani Mokhamad, misalnya.

Menurut Widhiyani, kebijakan tersebut menjadi angin segar bagi para pelaku UMKM yang selama ini membutuhkan akses pembiayaan yang lebih luas dan terjangkau untuk mengembangkan usaha mereka.

“Langkah ini tentu menjadi kabar baik bagi pelaku UMKM. Dengan menjadikan PNM sebagai bank khusus UMKM, akses pembiayaan diharapkan semakin terbuka dan mampu menjangkau lebih banyak pelaku usaha kecil di berbagai daerah,” kata Widhiyani dalam keterangannya, Selasa (7/4/2026).

Ia juga berpandangan, penguatan lembaga pembiayaan khusus UMKM sangat penting untuk menjaga keberlangsungan usaha masyarakat di tengah dinamika ekonomi global yang hingga kini masih diliputi ketidakpastian.

Selain memberikan apresiasi, Widhiyani juga menyarankan agar pemerintah turut memperhatikan skema pembiayaan yang lebih ramah bagi pelaku usaha kecil, khususnya dalam program Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Dirinya berharap persyaratan pengajuan KUR dapat dipermudah serta suku bunga pinjaman dapat ditekan lebih rendah sehingga semakin banyak pelaku UMKM yang mampu memanfaatkan fasilitas pembiayaan tersebut.

“Persyaratan KUR sebaiknya dibuat lebih sederhana dan bunganya juga bisa lebih rendah. Dengan begitu, pelaku UMKM benar-benar merasakan manfaat dari kebijakan ini,” paparnya.

Widhiyani menambahkan, upaya pemerintah memperkuat dukungan terhadap UMKM sangat penting untuk menjaga daya tahan sektor usaha rakyat, terutama di tengah situasi ekonomi global yang belum menunjukkan kepastian.

Pasalnya, keberlangsungan UMKM juga berkaitan langsung dengan daya beli masyarakat. Ketika pelaku usaha kecil tetap bertahan dan berkembang, maka perputaran ekonomi di tingkat masyarakat akan terus terjaga.

“UMKM adalah tulang punggung ekonomi rakyat. Jika sektor ini tetap kuat, maka daya beli masyarakat juga akan ikut terjaga,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Pelatihan Rekonsiliasi Keuangan Berbasis AI untuk Analisis Accounting & Finance oleh Coach Haryono sukses diselenggarakan.
Ketua ABDSI DKI Hadiri Sosialisasi Fulfilment Centre & Logistik SMESCO
Sejumlah KSP di Temanggung Bermasalah, Alarm bagi Tata Kelola Koperasi
Es Gabus, Ingatan yang Membeku: Ketika Bangsa Mulai Asing dengan Makanannya Sendiri
ABDSI dan NEXIUS Luncurkan Kolaborasi Kemudahan Laporan Keuangan UMKM

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 11:18

Pelatihan Rekonsiliasi Keuangan Berbasis AI untuk Analisis Accounting & Finance oleh Coach Haryono sukses diselenggarakan.

Selasa, 14 April 2026 - 09:10

Ketua ABDSI DKI Hadiri Sosialisasi Fulfilment Centre & Logistik SMESCO

Selasa, 7 April 2026 - 21:01

Pimpinan Sinergi UMKM Indonesia Apresiasi Rencana Menkeu Jadikan PNM Bank Khusus UMKM

Minggu, 22 Februari 2026 - 16:37

Sejumlah KSP di Temanggung Bermasalah, Alarm bagi Tata Kelola Koperasi

Rabu, 28 Januari 2026 - 19:12

Es Gabus, Ingatan yang Membeku: Ketika Bangsa Mulai Asing dengan Makanannya Sendiri

Berita Terbaru