Temanggung – Lebih dari 300 peserta dari 14 organisasi keagamaan, komunitas, dan instansi mengikuti kegiatan Jalan Sehat Sambil Bersih-Bersih Kota Temanggung, Sabtu (25/7). Selain berolahraga, para peserta memungut sampah di sepanjang rute sebagai wujud kepedulian terhadap lingkungan sekaligus mempererat kerukunan lintas agama.
Ketua Dewan Pastoral Paroki Santo Petrus dan Paulus Temanggung, Antonius Kriswinarto, mengatakan kegiatan ini terbuka bagi seluruh elemen masyarakat sebagai implementasi semangat “Temanggung Resik, Srawunge Apik.”

“Kami ingin bersama-sama menjaga kebersihan Kabupaten Temanggung sekaligus mempererat silaturahmi dan kehidupan antarumat beragama,” ujarnya.
Sampah yang terkumpul dibawa ke titik akhir kegiatan untuk diangkut oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Temanggung. Acara ditutup dengan makan bersama menggunakan bekal dari rumah sebagai upaya mengurangi sampah.

Kepala Bidang Kepemudaan dan Olahraga Dindikpora Temanggung, Ruri Handayani, berharap kegiatan kolaboratif ini dapat menjadi agenda tahunan yang semakin memperkuat kerukunan masyarakat sekaligus menghidupkan kembali semangat menjaga kebersihan Kota Temanggung.






