FESTIVAL LITERASI TEMANGGUNG 2026: MERAJUT TRADISI DALAM RUANG LITERASI, HADIRKAN RAGAM KEGIATAN EDUKATIF DAN KREATIF

Senin, 19 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TEMANGGUNG –

 Festival Literasi Temanggung 2026 siap menyapa masyarakat pada 21–25 Oktober 2026. Mengusung tema “Merajut Tradisi dalam Ruang Literasi”, festival ini hadir sebagai ruang perjumpaan antara tradisi, pengetahuan, kreativitas, dan perkembangan teknologi untuk memperkuat budaya literasi di tengah masyarakat.

Berlangsung setiap hari pukul 09.00–19.00 WIB, Festival Literasi Temanggung 2026 menghadirkan beragam kegiatan yang terbuka bagi masyarakat, mulai dari bazar buku murah, penampilan karya literasi, aksi panggung kreatif, bedah buku, workshop, talkshow, pameran produk literasi dan UMKM, hingga pemeriksaan kesehatan gratis.

Tema “Merajut Tradisi dalam Ruang Literasi” merefleksikan pentingnya menjaga warisan budaya dan kearifan lokal sekaligus membuka ruang bagi tumbuhnya gagasan-gagasan baru. Literasi tidak hanya dipahami sebagai kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga sebagai sarana merawat tradisi, mengembangkan daya pikir kritis, memperluas wawasan, serta membangun masyarakat yang kreatif dan adaptif terhadap perubahan zaman.

Ruang Belajar, Berbagi, dan Bertukar Gagasan

Salah satu agenda yang dinantikan adalah rangkaian talkshow dan diskusi dengan beragam topik yang dekat dengan kebutuhan masyarakat. Talkshow kesehatan akan memberikan ruang edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan, sedangkan talkshow public speaking diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan diri dan kemampuan komunikasi peserta dalam lingkungan pendidikan, komunitas, maupun dunia profesional.

Festival ini juga menghadirkan bedah buku sebagai ruang dialog antara penulis, pembaca, dan pegiat literasi. Melalui kegiatan tersebut, masyarakat dapat menggali gagasan di balik sebuah karya, memahami perspektif penulis, serta membangun kebiasaan membaca yang lebih kritis dan reflektif.

Sejalan dengan perkembangan teknologi, agenda digitalisasi perpustakaan bagi pustakawan menjadi salah satu topik penting dalam festival. Kegiatan ini diharapkan dapat memperluas wawasan mengenai transformasi layanan perpustakaan, pemanfaatan teknologi digital, pengelolaan koleksi, serta upaya meningkatkan akses masyarakat terhadap sumber informasi dan pengetahuan.

Rangkaian workshop juga menjadi kesempatan bagi peserta untuk memperoleh pengetahuan dan keterampilan baru. Festival ini diharapkan tidak hanya menjadi tempat untuk menikmati kegiatan literasi, tetapi juga ruang belajar bersama yang mendorong peningkatan kapasitas individu dan komunitas.

Panggung Kreatif: Dari Teater, Puisi hingga Musik

Semangat literasi juga akan hadir melalui panggung kreatif yang menampilkan beragam ekspresi seni dan budaya. Panggung ini akan diisi dengan pertunjukan teater, pembacaan puisi, musik, serta berbagai penampilan kreatif lainnya.

Melalui pertunjukan tersebut, literasi dipertemukan dengan seni pertunjukan sebagai medium untuk menyampaikan cerita, gagasan, nilai-nilai kehidupan, dan kekayaan budaya. Panggung kreatif diharapkan menjadi ruang apresiasi bagi para seniman, pelajar, komunitas, dan generasi muda untuk menunjukkan karya sekaligus membangun interaksi yang lebih dekat dengan masyarakat.

Kehadiran beragam pertunjukan juga mempertegas bahwa literasi dapat tumbuh melalui banyak cara, tidak hanya dari buku, tetapi juga dari pengalaman, seni, tradisi lisan, dan dialog antargenerasi.

Bazar Buku Murah dan Pameran Produk Literasi serta UMKM

Bagi pencinta buku, bazar buku murah menjadi salah satu daya tarik utama Festival Literasi Temanggung 2026. Kegiatan ini diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap bahan bacaan sekaligus menumbuhkan minat baca di berbagai kalangan.

Selain itu, pameran produk literasi dan UMKM akan memberikan ruang bagi pelaku usaha untuk memperkenalkan produk, memperluas jaringan, dan meningkatkan interaksi dengan calon konsumen. Kehadiran sektor UMKM dalam festival ini menunjukkan bahwa literasi juga memiliki peran penting dalam mendukung kreativitas, komunikasi pemasaran, serta pengembangan usaha berbasis pengetahuan dan teknologi.

Di tengah perkembangan ekonomi digital, kemampuan memahami informasi, memanfaatkan media digital, dan mengembangkan kreativitas menjadi bekal penting bagi pelaku UMKM untuk meningkatkan daya saing. Festival ini diharapkan dapat mempertemukan semangat literasi dengan peluang pengembangan ekonomi lokal.

Menghadirkan Literasi yang Dekat dengan Kehidupan Masyarakat

Tidak hanya berfokus pada pengetahuan dan kreativitas, festival ini juga menghadirkan pemeriksaan kesehatan gratis sebagai bagian dari upaya mendekatkan layanan edukasi dan kepedulian sosial kepada masyarakat.

Beragam agenda yang disiapkan menunjukkan bahwa literasi memiliki keterkaitan dengan berbagai aspek kehidupan, mulai dari kesehatan, pendidikan, kebudayaan, komunikasi, teknologi, hingga pemberdayaan ekonomi.

Festival Literasi Temanggung 2026 diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah, pegiat literasi, pustakawan, komunitas seni, dunia pendidikan, pelaku UMKM, dan masyarakat luas. Melalui kolaborasi tersebut, budaya literasi dapat terus tumbuh sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari sekaligus menjadi fondasi bagi masyarakat yang berpengetahuan, berbudaya, dan berdaya saing.

Masyarakat Temanggung dan sekitarnya diundang untuk hadir dan memeriahkan Festival Literasi Temanggung 2026 pada 21–25 Oktober 2026, pukul 09.00–19.00 WIB. Nikmati bazar buku murah, temukan inspirasi melalui bedah buku dan talkshow, saksikan panggung seni dan kreativitas, jelajahi produk literasi dan UMKM, serta ikuti berbagai kegiatan menarik lainnya.

Festival Literasi Temanggung 2026

Tema: “Merajut Tradisi dalam Ruang Literasi”

21–25 Oktober 2026 | 09.00–19.00 WIB

Merawat tradisi, membuka wawasan, merayakan kreativitas melalui literasi.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

HUT ke-2 Satupena Temanggung, Luncurkan “Ki Panjang Emas”
Dinpusip Temanggung Apresiasi Donasi Karya MGMP Bahasa Indonesia MTs
SMK Negeri Jumo Selenggarakan Pelatihan Jurnalistik dan Fotografi
MGMP Bahasa Indonesia MTs Temanggung Nyalakan “Kejora” Literasi Lewat 41 Cerpen
Golkar Temanggung Perkuat Regenerasi, 40 Persen Pengurus Diisi Anak Muda
Literasi Hukum Bahas Maraknya KDRT hingga Sengketa Lahan, Warga Temanggung Bisa Konsultasi Gratis
Temanggung Digitalpreneur Community Resmi Diluncurkan, Wadah Tumbuh Bareng Pengusaha Digital
Dari Gaptek Jadi Paham AI, Sinergi UMKM Indonesia Ajak Ibu-Ibu dan UMKM Belajar Jadi Affiliator

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:14

HUT ke-2 Satupena Temanggung, Luncurkan “Ki Panjang Emas”

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:50

FESTIVAL LITERASI TEMANGGUNG 2026: MERAJUT TRADISI DALAM RUANG LITERASI, HADIRKAN RAGAM KEGIATAN EDUKATIF DAN KREATIF

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:33

Dinpusip Temanggung Apresiasi Donasi Karya MGMP Bahasa Indonesia MTs

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:01

SMK Negeri Jumo Selenggarakan Pelatihan Jurnalistik dan Fotografi

Minggu, 4 Oktober 2026 - 10:24

MGMP Bahasa Indonesia MTs Temanggung Nyalakan “Kejora” Literasi Lewat 41 Cerpen

Berita Terbaru

Kabar Temanggung

HUT ke-2 Satupena Temanggung, Luncurkan “Ki Panjang Emas”

Senin, 19 Okt 2026 - 18:14

Kabar Temanggung

SMK Negeri Jumo Selenggarakan Pelatihan Jurnalistik dan Fotografi

Selasa, 6 Okt 2026 - 12:01