TEMANGGUNG — Partai Golkar Temanggung memasuki babak baru kepengurusan periode 2025–2030. Sebanyak 122 pengurus DPC Partai Golkar Temanggung resmi dikukuhkan pada Sabtu, 26 September 2026.
Pengukuhan dilakukan oleh Ketua DPD Partai Golkar Jawa Tengah, Muhammad Shaleh, dan turut dihadiri Bupati Temanggung, Agus Setyawan.
Ketua DPC Partai Golkar Temanggung yang baru dikukuhkan, Dwi Lindawati, S.H., M.H., mengatakan kepengurusan baru membawa semangat regenerasi dengan memberikan ruang cukup besar bagi generasi muda.
Dwi menyebut sekitar 40 persen pengurus merupakan anak muda, sesuai dengan arahan dari tingkat pusat. Meski demikian, regenerasi tersebut tetap berjalan berdampingan dengan para senior partai yang selama ini telah memberikan pengalaman dan kontribusi bagi perjalanan Golkar di Temanggung.

“Anak muda kami beri ruang untuk bergerak dan berkontribusi. Namun, para senior tetap kami hormati dan kami mintai bimbingan. Pengalaman mereka sangat penting untuk menjadi bekal bagi generasi muda,” ujar Dwi.
Menurutnya, perpaduan antara pengalaman senior dan energi generasi muda menjadi kekuatan penting bagi organisasi. Anak muda diharapkan membawa gagasan dan semangat baru, sementara para senior tetap menjadi tempat bertanya dan memberikan arahan.
Dwi berharap kepengurusan baru Partai Golkar Temanggung semakin solid dan mampu menghadirkan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Harapannya ke depan semakin solid dan tentunya keberadaan Partai Golkar bisa semakin bermanfaat bagi masyarakat Temanggung,” katanya.
Pengukuhan 122 pengurus tersebut sekaligus menjadi momentum konsolidasi untuk menjalankan roda organisasi selama periode 2025–2030. Kepengurusan baru diharapkan tidak hanya aktif secara internal, tetapi juga mampu membangun kedekatan dengan masyarakat melalui berbagai kegiatan dan kontribusi nyata.
Dengan hadirnya wajah-wajah baru dalam struktur kepengurusan, Golkar Temanggung mencoba menjaga keseimbangan antara pengalaman, regenerasi, dan semangat perubahan. Tantangan berikutnya adalah menerjemahkan semangat tersebut menjadi kerja nyata yang dirasakan masyarakat.






