Temanggung, 9 Juni 2026 – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Temanggung bekerja sama dengan Perpustakaan Nasional Ri melalui dukungan anggaran DAK Perpustakaan Non Fisik 2026 menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Kepenulisan Konten Lokal Menulis Cerita Rakyat pada Selasa (9/6/2026). Kegiatan ini diikuti oleh 50 peserta yang terdiri dari pustakawan, pelajar, mahasiswa, guru dan masyarakat umum yang memiliki minat dalam dunia kepenulisan.
Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Temanggung, Heri Kardono, S.STP. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya upaya pelestarian budaya lokal melalui karya tulis yang dapat diwariskan kepada generasi mendatang.

Bimbingan teknis ini menjadi salah satu langkah strategis dalam menggali, mendokumentasikan, dan mengembangkan kekayaan cerita rakyat yang hidup di tengah masyarakat Temanggung. Melalui kegiatan ini, peserta dibekali pengetahuan dan keterampilan menulis sehingga mampu mengangkat nilai-nilai budaya lokal ke dalam karya yang menarik dan berkualitas.
Narasumber dalam kegiatan bimtek ini antara lain Muchlas Abror, M.A, dosen Bahasa Indonesia UMNU Kebumen, Ida Moerid Dharmanto, penulis dan pegiat literasi, serta M. Sugeng Susianto, penulis, pendongeng, dan pegiat literasi. Ketiga narasumber memberikan materi dan berbagi pengalaman terkait teknik penulisan, penggalian cerita rakyat, serta strategi mengembangkan karya berbasis budaya lokal.

Adapun tujuan penyelenggaraan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kompetensi dan kapasitas penulis pemula, melahirkan penulis-penulis baru, mengembangkan konten berbasis budaya lokal, serta menciptakan ekosistem kepenulisan yang tumbuh dan berkelanjutan di Kabupaten Temanggung.
Sebagai luaran dari kegiatan ini, seluruh karya peserta akan dihimpun dan diterbitkan dalam sebuah buku konten budaya lokal yang akan diterbitkan melalui Perpustakaan Nasional (Perpusnas). Penerbitan buku tersebut diharapkan menjadi wadah dokumentasi budaya sekaligus sarana apresiasi bagi para penulis yang telah berkontribusi dalam melestarikan kearifan lokal melalui tulisan.

Dengan terselenggaranya Bimtek Kepenulisan Konten Lokal Menulis Cerita Rakyat ini, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Temanggung berharap semakin banyak masyarakat yang terdorong untuk menulis, menggali potensi budaya daerah, serta ikut menjaga warisan cerita rakyat agar tetap hidup dan dikenal oleh generasi masa depan. (tft)






